UAS-Pemasaran Beras Merah Organik

 Beras organik adalah beras yang dihasilkan melalui proses budidaya organik tanpa menggunakan pupuk dan pestisida (racun hama) kimia. Beras merah merupakan beras pecah kulit yaitu yang terpisan dari kulit atau sekamnya. Beras merah organik adalah produk baru dan akan kami pasarkan bulan januari. Kami menargetkan 1.000.000.000 di bulan januari untuk penjualan beras merah organik ini.

STRATEGI PEMASARAN

1. Segmentasi Pasar

Kami akan menentukan target konsumen dimana setiap konsumen memiliki kebutuhan berbeda-beda.

- Geografis : beras merah organik akan dipasarkan ke seluruh Indonesia, karena terdapat wilayah yang belum memproduksi beras merah organik menjadi peluang besar untuk kami.

- Demografis : semua jenis kelamin bisa mengkonsumsi beras merah organik. Usia dari 6bulan-lansia. 

- Psychografis : target konsumen beras merah organik ini adalah menengah keatas, karena diproduksi secara organik jadi harganya mahal. Cocok sekali untuk orang dengan gaya hidup sehat.

- behavior : pembelian beras ini didasari kepercayaan terhadap manfaat yang didapat karena mengkonsumsi beras merah organik.

Target Pasar

Target pasar kami adalah orang yang mempunyai pola gaya hidup sehat dan orang yang mempunyai kadar gula darah tinggi.

Posisi Pasar

Perusahaan menyusun strategi agar pemasaran beras merah organik mampu bersaing dengan kompetitor. Beras merah organik tidak hanya berpotensi sebagai alternatif tetapi bisa menjadi kebutuhan pokok karena beras ini memiliki lebih banyak nutrisi dan berdampak baik bagi kesehatan. Beras dikemas dengan menggunakan kemasan kedap udara, dikemas menarik dengan disajikan informasi yang lengkap mengenai beras merah organik sehingga  konsumen mau membeli.

BAURAN PEMASARAN

1. Produk

Beras merah organik dikemas dengan berbagai ukuran/berat yaitu 1kg, 5kg dan 10kg. Tujuannya adalah untuk memudahkan konsumen membeli sesuai keinginan/kebutuhan. Beras ini dikemas dengan disertakan label toko dan BPOM yang menjadi kepercayaan konsumen untuk membeli.

2. Price

Beras merah organik dijual secara online dan offline di berbagai e-commerce. Harga beras ini untuk kemasan 1kg sebesar Rp. 25.000, kemasan 5kg Rp. 125.000 dan kemasar 10kg sebesar Rp. 250.000. Terdapat diskon pembelian yang diberikan kepada konsumen dengan pembelian yang banyak. Dengan adanya strategi potongan harga akan menjadi pertimbangan konsumen untuk membeli dengan jumlah yang besar. Produksi beras merah organik sebanyak 2kali setiap tahun dan menghasilkan produksi sampai 2 ton per produksi sehingga pada satu tahun sebanyak 4 ton.

3. Place

Produk akan dipasarkan keseluruh Indonesia dengan mengakses melalui e-commerce dan dipasarkan secara langsung ke toko-toko sembako yang ada di Jombang agar masyarakat lebih mengetahui adanya beras merah organik ini.

4. Promotion

Promosi dilakukan secara langsung yaitu sales promotion dan secara tidak langsung melalui sosial media. Cara ini ditujukan agar konsumen mengetahui secara langsung adanya beras merah organik ini dan secara online karena kebanyakan konsumen sudah mempunyai sosial media untuk mengakses banyak informasi.

-Advertising : promosi dilakukan secara online yaitu dalam bentuk banner ,pamflet dan poster dengan memberikan informasi lengkap mengenai beras merah organik untuk menarik konsumen. Pemasaran juga dilakukan secata offline yaitu sales promotion.

-public relations : hubungan dengan sales promotion menjadi jembatan kami agar produk sampai ke tangan konsumen. Kami juga menjalin hubungan baik dengan konsumen dengan memberikan pelayanan yang baik agar menjadi pelanggan tetap dengan memberikan kuisioner kepuasan terhadap produk.

- personal selling : mempromosikan produk dari satu toko ke toko lain

- sales promotion : perusahaan akan mengadakan promo dan pemberian voucher. Minimal belanja 150rb akan mendapatkan voucher belanja sebesar Rp. 35.000

Media Promosi beras merah organik

Contoh : 


Daya saing beras merah organik

Beras merah organik tidak hanya mendapat peluang pemasaran di Indonesia saja, namun juga di pasar International. Indonesia sudah melakukan ekspor ke beberapa Negara yaitu Jerman, Malaysia, Amerika Serikat, Singapura, Belanda, Italia

Perusahaan harus melakukan riset pasar untuk mengetahui kondisi pasar ekspor agar bisa menyusun strategi pasar ekspor. Untuk bersaing di pasar International, perusahaan harus meningkatkan kualutas produk, menjadin hubungan baik atau kerjasama dengan pihak Luar Negeri, memanfaatkan modernisasi untuk media komunikasi. Kemasan harus didesain dengan menarik dan memiliki surat izin ekspor impor.

Tantri Eka Wardani 180321100036

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bauran Pemasaran (Harga)